DI SINI TEMPATNYA UANG!!!!SILAHKAN KLIK!!!

Kamis, 18 Juni 2009

Memperbaiki driver video

Mereka yang mendownload file via P2P atau mendownload dari situs file sharing gratis tidak dapat menonton film. Bisa saja video tidak tampil, bahkan Media Player mengatakan bahwa format tidak dikenal. Atau anda dapat melihat gambar tetapi tidak ada suara. Bahkan beberapa film membuat player diam seperti tidak berfungsi.

Tentu menjadi kejadian menjengkelkan, karena sudah begitu besar file yang didownload ternyata tidak tampil gambar atau suara pada computer.

Ada baiknya memperlajari dahulu masalah diatas. Karena teknologi compressing video sudah berubah, dan berdampak juga bagi penguna internet yang saling berbagi file.

Untuk memperbaiki masalah tidak tampilkan gambar karena kurangnya driver Video

Contoh pada capture dibawah ini. Ketika kami ingin merubah sebuah film yang didownload via internet, ketika proses mengkonversi ke format DVD melalui WinAVI Video Converter. Program tidak kunjung bekerja dan terdiam. Begitu juga dengan Media Player, malah file yang ingin ditayangkan membuat player hang.

Tampilan ketika mengkonversi file AVI dari WinAVI, program tidak bekerja

Ternyata setelah diperiksa dari program WinAVI, format video yang digunakan adalah H.264 dengan format resolusi tinggi. Sementara pada computer tidak memiliki format Video yang dibutuhkan untuk menayangkan film tersebut.

Untuk memperbaiki masalah tersebut, anda cukup mencari driver yang dibutuhkan untuk menayangkan video dengan format H.264. Seperti K-Lite Codec adalah software khusus untuk menginstall driver ke computer. Anda dapat mendownload dan menginstall driver video yang dibutuhkan saja atau menginstall seluruhnya kedalam computer.

Setelah komponen driver di install, gambar tampil seperti biasa pada player DivX atau Media Player. Dan program WinAVI dapat mengkonversi file seperti biasa ke format DVD kembali.

Mengapa terdapat beberapa perbedaan format dari gambar Video.

Mungkin menjadi pertanyaan, mengapa file dengan extension AVI terkadang bisa tampil gambar dan suara, sementara file lain tidak menampilkan gambar atau suara. Pertanyaan lain, mengapa harus merubah format yang tidak standar.

Extension dari file misalnya AVI atau WMV, sudah populer dan umum digunakan. Tetapi extension tersebut tidak menjamin bahwa format yang digunakan sama. Misalnya AVI bisa saja mengunakan format DivX, sementara Microsoft juga mengunakan extension yang sama yaitu format AVI untuk video.

Bahkan file dengan extension AVI bisa juga mengunakan DivX, Xvid bahkan H.264. Karena format video dan audio sebuah file saat ini tidak tergantung dari nama extension (AVI) yang populer digunakan.

Demikian juga format suara / Audio. Umumnya mengkompresi film mengunakan format MP3. Tetapi beberapa penguna sharing file bisa saja merubah format audio menjadi lebih kecil seperti Ogg atau Vorbis. Tujuannya tentu mempersingkat waktu bagi pen-download, bila sebuah file video dapat diperkecil.

Hasilnya pada player hanya menayangkan gambar hitam atau terdapat gambar film tetapi tidak memperdengarkan suara. Padahal masalah tersebut sangat sederhana yaitu kurangnya komponen driver untuk menayangkan video pada player.

Menjawab pertanyaan kedua, mengapa harus dirubah format video dari format standar misalnya kombinasi format AVI dengan Mp3. Banyak alasan bagi mereka yang berbaik hati menyebarkan tayangan film via Internet.

Dengan merubah format file , maka ukuran file bisa lebih kecil. Misalnya mengunakan format AVI hanya membutuhkan besar file antara 700-800MB bagi film dengan durasi sampai 1.5 - 2 jam. Kombinasi mengunakan format audio non standar, ditujukan agar untuk menurunkan kualitas suara dengan dampak ukuran file lebih kecil. Atau mempertahankan kualitas suara dengan memertahankan ukuran file, tetapi menganti format audio ke format lain yang lebih baik.

Bahkan beberapa user merubah menjadi video dengan format setara DVD dengan memakai format H.264 untuk video. Tujuannya, agar tampilan gambar tetap dapat dipertahankan semaksimal mungkin. Tentunya dengan format H.264 kualitas gambar lebih baik dibanding DivX, akan tetapi ukuran gambar menjadi membengkak atau rata rata mencapai 1.2 - 1.4GB untuk durasi video 1.5 - 2 jam.

Dengan artikel ini, diharapkan netter tidak kesulitan lagi mencari penyebab, mengapa sebuah file tidak dapat tampil pada player computer. Dan mengupdate driver secara berkala, untuk menambah komponen driver driver video pada computer.(obengware)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Home | About | Link | Link
Simple Proff Blogger Template Created By Herro | Inspiring By Busy Bee Woo Themes